
Aku gak menyangka malam ini menjadi malam yang paling menyakitkan dalam hidupku.Malam yang seharusnya menjadi malam terindah,sekejap saja berubah menjadi malam kesedihan
aura kesedihan benar-benar terpancar di wajahku dan dalam hatiku,aku gak sanggup mendengar kata-kata itu lagi ditelingaku.aku sudah terlalu sering mendengar itu semua.tetes demi setetes air mataku bercucuran setiap mengingat kata-kata itu.
malam sebelum kejadian menyakitkan itu,aku menelepon dia,tapi hatiku selalu gemetar,aku selalu merasa ada sesuatu yang mengganjal dalam hatiku.kucoba menghubunginya,sebelumnya aku mengisi cadangan pulsaku berharap bisa mengobrol lebih lama dari biasanya.kupulang kerumah mengambil handphone diatas lemari pakaian,tanganku gemetar,jantungku berdetak kencang.aku tidak tau apa yang akan terjadi.kupegang handphone kemudian mencari namanya dilist kontakku nama wanita pujaanku itu......"S y_ _ _ _ _".aku menemukannya,teleponku tersambung,jantungku semakin berdetak kencang wanita pujaanku itu mengangkatnya....aku membuka pembicaraan dengan salam sesuai dengan agamaku
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu"
"waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatu" balasnya.
jantungku kembali berdetak normal seperti biasanya.obrolan kami semakin mengasikkan,canda tawa mewarnai bincang-bincang kami,sindiran lucu selalu kulontarkan kedirinya berharap agar dia bisa tertawa bahagia....setelah kurang lebih 1 setengah jam berbincang-bincang,kuberanikan diriku menanyakan statusku denganya yang sudah kusampaikan sore harinya...lagi-lagi jantungku memompa kencang.aku berharap dia akan menerimaku karena aku yakin sekali dia juga menyukaiku
tapi ternyata apa jawabanya..dia tidak menolakku juga menerimaku.tapi dia sudah menerima orang lain untuk menjadi teman special dalam hidupnya....sejenak aku terdiam,aku tidak bisa menahan perasaanku,tenggorokanku sakit,pikiranku kosong sesaat kemudian mataku menetaskan air kesucian melewati wajahku.trus hingga bercucuran.
kutanyakkan masalah omonganku sore harinya.disitu aku mengungkapkan perasaanku padanya,klo sebenarnya aku benar-benar menyayangi dan mencintainya.tapi aku tidak ingin pembicaraanku itu membuatnya tertekan,ku berikan dia waktu untuk berpikir.ternyata malam harinya teman akrabku juga mengungkapkan perasaannya kepada wanita pujaanku itu,wanita pujaanku langsung menerima tanpa memikirkan bagaimana keadaan perasaanku sekarang ini.aku hancur,aku tidak bisa berkata-kata lagi untuk meyakinkannya.dia menganggap ungkapan perasaanku itu hanya lelucon,aku terpukul sekali dengan pernyatannya,aku menyesal sekali dia menanggapiku seperti itu.
aku benci sekali dengan sifat leluconku ini aku ingin menghilangkan kepribadianku agar orang-orang bisa melihatku kapan aku serius,agar orang-orang bisa lebih menghargaiku.
kucoba menenangkan hatiku walaupun terkadang masih berat untukku...wanita pujaanku itu tetap memberikan harapan kepadaku,dia berjanji akan bersamaku apabila hubungannya dengan temanku sudah berakhir.dia selalu melontarkan permohonan maaf atas kesalahannya yang tidak tau bagaimana perasaanku kepadanya.aku ingin semuanya cepat berakhir,aku gak tega wanita yang sangat kucintai itu bersama temanku,yang sifat dan wataknya sudah terlukis jelas dikepalaku.tapi percuma saja,aku juga gak ingin hubungan pertemananku denganya rusak gara-gara kebodohanku
aku menerima dengan ikhlas keputusan darinya,walaupun sampe sekarang masih berat untukku,sebagai penenang dan pembuktian atas janjinya padaku,dia mengirimkan pesan yang bisa membuatku sedikit bisa menerima peristiwa menyakitkan malam itu...
" Aku Percaya segala yang terjadi atas kehendaknya.
Aku percaya apa yang ada karena kekuasaanya.
Aku pun percaya cinta akn memilih dengan tepat
cinta akan berikan yang terbaik untuk kita.
Kini biarlah semua mengalir apa adanya,biar semua berjalan sesuai takdir Allah SWT.
Jika aku memng pilihanmu, dan juga kiriman Allah untuk kebahagianmu.
Pasti is akan buat kita bersatu.Terima kasih untuk cinta yang kini kau beri padaku....."
kini hatikukembali jernih,pikiranku kembali berisi,seketika kututup mataku berharap esok hidupku bisa kembali seperti biasa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar